TERAPI MASSAGE

kneefracture

Terapi massage adalah terapi yang menggunakan manipulasi secara fisik dengan beberapa teknik yang ada seperti teknik akupresur, stroking effleurage, effleurage, friction, reposisi dan petrissase pada jaringan-jaringan lunak diseluruh tubuh atau bagian tubuh yang mengalami cedera. Terapi massasge sekarang berkembang pesat dalam dunia olahraga terutama digunakan untuk penanganan-penangan kasus cedera yang dialami oleh atlet saat beraktifitas dilapangan.

Prinsip masase pada penanganan cedera
Setelah penanganan cedera awal ( RICE ) dilakukan, penanganan yang dilakukan lebih lanjut adalah terapi massage. Ada empat prinsip yang harus dilakukan, yaitu :

a. Melemaskan otot-otot pada daerah cedera
Setelah bengkak berkurang, langkah berikutnya adalah melemaskan otot-otot pada daerah cedera. Ada tiga teknik yang dapat dilakukan, yaitu :
1) Akupressur
Akupressur adalah teknik titik tekan yang dilakukan pada titik-titik tertentu yang fungsinya untuk merilekskan otot, saraf dan melebarkan pembuluh
darah. Dalam penanganan cedera, teknik ini dikenakan pada origo-insersio otot yang mengalami cedera.
2) Tapotement
Tapotement adalah gerakan memukul dengan dua tangan menggenggam (beating) atau menggunakan seluruh jari pada posisi miring (hacking) secara bergantian dan berirama.
3) Stroking Effleurage
Strooking Effleurage pada bagian ini adalah gerakan menggosok atau mengelus pada otot-otot sekitar cidera dengan menggunakan ibu jari.
b. Menghilangkan bengkak pada daerah cedera
Bengkak pada daerah cedera merupakan penyebab terjadinya keterbatasan gerak pada persendian. Karena itulah hal pertama yang harus dilakukan dalam penanganan cedera adalah menghilangkan bengkak.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bengkak, yaitu
1) Effleurage dingin
Efflurage dingin adalah gabungan dari dua teknik, yaitu effleurage (salah satu teknik masase swedia) dan ice (prinsip RICE). Efflurage dingin dilakukan dengan cara menggosokan es yang telah dikemas (misalnya dengan kain, plastik atau karet) secara berulang pada hagian yang bengkak kearah atas (menuju jantung).
2) Stroking Effleurage
Stroking Effleurage adalah gerakan menggosok dengan tekanan yang ringan pada otot-otot dengan menggunakan ibu jari. Stroking Efflurage dilakukan pada bagian yang bengkak.
c. Reposisi persendian pada daerah cedera
Setelah daerah cedera lemas (rileks), tindakan selanjutnya adalah reposisi. Teknik yang digunakan untuk reposisi adalah traksi. Traksi merupakan teknik penarikan pada persendian yang cedera. Tujuannya adalah untuk menempatkan kembali posisi sendi ke posisi awal. Teknik dan arah penarikan bergantung pada letak cedera dan akan dijelaskan lebih lanjut pada bab penanganan cedera.
d. Penenangan otot-otot pada daerah yang cedera
Penenangan dilakukan setelah posisi sendi kembali seperti semula. Penenangan dilakukan denan cara menggosok otot-otot sekitar cedera maupun daerah cedera dengan menggunakan telapak tangan maupun penampang ibu jari. Gosokan dimaksudkan untuk menghasilkan panas alami sehingga rasa hangat menjalari daerah cedera. Rasa hangat ini mampu menenangkan otot-otot yang trauma karena berbagai perlakuan sebelumnya.

Manfaat Terapi Massage/ Pijat:
1.Melepaskan ketegangan otot
2.Mengurangi rasa sakit
3.Meningkatkan sirkulasi darah
4.Meningkatkan fleksibilitas sendi
5.Mengurangi kelelahan mental & fisik & stres
6.Mempromosikan penyembuhan lebih cepat dari jaringan otot yg terluka
7.Mengurangi tekanan darah
8.Memposisikan sendi yang cedera

Contoh kasus yang dapat di Therapy Massage:
1.Cedera Angkel (Kesleo pada pergelangan kaki)
2.Cedera Lutut (Strain maupun Sprain pada ligament lutut)
3.Cedera Bahu (Dislokasi bahu maupun ligament)
4.Cedera Elbo (Kesleo pada lengan)
5.Cedera Pinggang (Kesleo atau ketarik pada otot pinggang)
5.Cedera Panggul
6.Cedera Punggung
7.Cedera Hamstring/Paha (Ketarik otot paha)
8.Cedera Strain/Sparint Ligamen/otot besar
9.Cedera Jari-Jari tangan (kesleo atau dislokasi )
10.Cedera Low Back Paint (nyeri pinggang)
11.Cedera Ischialgia merupakan suatu kondisi dimana terjadinya penjepitan saraf di daerah bokong/ pantat ( Nervus Ischiadicus)
12.strain
13.tendonitis
dll

Terapi massage sangat penting untuk atlet karena untuk membantu mengembalikan kondisi pemulihan cedera karena aktifitas fisik dan mengembalikan posisi otot atau sendi yang tidak pada tempatnya. Segera ditangani kasus cedera akan semakin baik dan cepat pemulihannya dan tidak semakin parah. Hiharapkan ketika atlet cedera segera diterapi oleh terapis yang berpengalaman dan atau betul tentang kesehatan olahraga.

Kami siap membantu bagi atlet atau olahragawan yang mengalami cedera olahraga agar pemulihannya seamakin cepat dan bisa beraktifitas seperti biasa dengan layananterapi massage. Datang ketempat kami dan kami layani secara profesional dan ilmiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s